digital

Pentingnya Sistem Informasi di Era Digital

              Perkembangan dunia teknologi saat ini makin pesat ke arah serba digital. Era digital telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang membantu kebutuhan manusia. Dengan teknologi apapun dapat dilakukan dengan lebih mudah. Begitu pentingnya peran teknologi yang mulai membawa peradaban memasuki ke era digital. Sistem informasi yang kini telah berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat ini telah terbukti sangat berperan penting dalam berbagai kegiatan perekonomian serta strategi penyelenggaraan pembangunan dalam berbagai bidang. Keberadaan sistem informasi sekarang telah mampu mendukung kinerja, peningkatan efisiensi, efektivitas dan juga produktivitas organisasi.

               Dengan menerapkan sebuah sistem informasi dalam  sebuah organisasi dapat membantu dalam berbagai aspek seperti meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis mereka, pengambilan keputusan manajerial, kerja sama kelompok kerja hingga dapat memperkuat posisi kompetitif dalam pasar yang selalu berubah. Namun itu semua hanya dapat berlaku jika teknologi informasi tersebut telah di terapkan dalam organisasi.

          Satu alasan mengapa sistem informasi peran yang sangat besar dan berpengaruh di dalam organisasi adalah karena semakin tingginya kemampuan teknologi komputer dan semakin murahnya biaya pemanfaatan teknologi komputer tersebut. Semakin baiknya kemampuan komputer telah menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat yang dapat digunakan organisasi untuk melakukan akses informasi dengan cepat dari berbagai penjuru dunia serta untuk mengendalikan aktivitas yang tidak terbatas pada ruang dan waktu.

               Teknologi internet mampu mempertajam cara bagaimana sistem informasi digunakan dalam bisnis dalam kehidupan sehari-hari, Berbagai manfaat yang dapat diperoleh dengan penggunaan internet sebagai berikut :

1. Komunikasi dan kolaborasi.

2. Akses data dan informasi.

3. Partisipasi dalam diskusi.

4. Supply informasi.

5. Hobi atau Hiburan (entertainment).

6. Pertukaran transaksi bisnis.

#Digital #Teknologi 

peran sitem informasi

PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM) DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 

Pada era sekarang ini informasi dirasa menjadi kebutuhan hidup semua kalangan masyarakat seperti halnya sandang, pangan dan papan. Dalam banyak hal informasi telah mampu mengguncangkan berbagai bidang kehidupan masyarakat yang meliputi bidang Ekonomi, Sosial Budaya, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan. Dengan perkembangan ilmu dan teknologi informasi telah banyak mengubah cara pandang dan gaya hidup masyarakat Indonesia dalam menjalankan kegiatannya. Keberadaan dan peranan teknologi informasi telah membawa era baru perkembangan di segala bidang,tetapi perkembangan tersebut belum diimbangi dengan peningkatan sumber daya manusia yang menentukan keberhasilan tujuan lembaga tersebut. Informasi merupakan segala bentuk komunikasi yang menambah pengertian dan pengetahuan, yang berguna bagi si penerima informasi tersebut. Informasi ibarat darah yang mengalir di dalam tubuh suatu organisasi. Sumber dari informasi adalah data yaitu kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan kesatuan nyata. Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebiih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk menghasilkan informasi.

Bagian Pembahasan

1. Konsep Dasar Sistem

Sistem meupakan suatu jaringan kerja dari prosesdur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul dan bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu sub sistem atau bagian-bagian dari sistem. Media penghubung antara satu sub sistem dengan sub sistem yang lainnya biasa disebut dengan penghubung (interface). Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu sub sistem ke sub sistem yang lainnya. Melalui penghubung keluaran (output) untuk sub sistem akan menjadi masukan (input) sub sistem yang lainnya. 

2. Informasi

Data yang telah diklasifikasi atau diolah atau diinterprestasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan adalah informasi. Sistem pengolahan mengolah data menjadi informasi atau tepatnya mengolah data dari bentuk tak berguna menjadi berguna bagi penerimanya. Nilai informasi berhubungan dengan keputusan. Nilai informasi dilukiskan paling berarti dalam konteks sebuah keputusan. Bila tidak ada keputusan, maka informasi menjadi tidak diperlukan. Keputusan dapat berkisar dari keputusan berulang sederhana sampai keputusan strategis jangka panjang. Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan atau mengurangi ketidakpastian pemakai informasi. Informasi yang disampaikan kepada pemakai mungkin merupakan hasil data yang dimasukkan ke dalam dan pengolahan suatu model keputusan.

Sebagian besar informasi tidak dapat persis ditafsir keuntungannya dengan suatu nilai uang, tetapi dapat ditafsir nilai efektivitasnya, yang sebagian nlai informasi didasarkan beberapa sifat yaitu

a. Mudah diperoleh 

Sifat ini menunjukkan mudahnya dan cepatnya informasi dapat diperoleh.

b. Luas dan lengkap

Sifat ini menunjukkan lengkapnya isi informasi. Hal ini tidak berarti hanya mengenai volumenya, tetapi juga mengenai keluaran informasinya.

c. Ketelitian

Sifat ini berhubungan dengan tingkat kebebasan dari kesalahan keluaran informasi.

d. Kecocokan

Sifat ini menunjukkan betapa baik keluaran informasi dalam hubungannya dengan permintaan para pemakai. Isi informasi harus ada hubungannya dengan masalah yang sedang dihadapi.

e. Ketepatan Waktu

Sifat ini berhubungan dengan waktu yang dilalui yang lebih pendek dari pada siklus untuk mendapatkan informasi. Masukan, pengolahan, dan pelaporan keluaran kepada para pemakai biasanya tepat waktu.

f. Kejelasan

Sifat ini menunjukkan tingkat keluaran informasi yang bebas dari istilah-istilah yang tidak jelas. Membetulkan laporan dapat memakan biaya yang besar.

g. Keluwesan

Sifat ini berhubungan dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi tidak hanya dengan lebih dari satu keputusanm tetapi juga dengan lebih dari seorang pengambil keputusan.

h. Dapat dibuktikan

Sifat ini menunjukkan kemampuan beberapa pemakai informasi untuk menguji keluaran informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.

i. Tidak ada prasangka

Sifat ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna mendapatkan kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.

j. Dapat diukur

Sifat ini menunjukkan hakikat hakekat informasi dihasilkan dari sistem informasi formal.

Nilai informasi yang sempurna adalah pengambil keputusan diijinkan untuk memilih keputusan optimal dalam setiap hal dan bukan keputusan yang rata-rata akan menjadi optimal dan untuk menghindari kejadian-kejadian yang akan mengakibatkan suatu kerugian.

Kualitas suatu informasi terbagi ada 3 bagian

a. Akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga bebarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut.

b. Tepat waktu

Informasi yang datang pada si penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan.

c. Relevan

Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk orang satu dengan orang yang lain berbeda.

Peranan SIM dalam Pengambilan Keputusan

Salah satu fungsi yang sangat penting dalam kepemimpinan, yaitu pengambilan keputusan, seorang pimpinan sebagian besar waktu, perhatian, maupun pikirannya dipergunakan untuk mengkaji proses pengambilan keputusan. Semakin tinggi posisi seseorang dalam kepemimpinan organisasi maka pengambilan keputusan menjadi tugas utama yang harus dilaksanakan. Perilaku dan cara pimpinan dalam pola pengambilan keputusan sangat mempengaruhi perilaku dan sikap dari pada stafnya. Pengambilan keputusan sebuah hasil dari pemecahan masalah, jawaban dari suatu pertanyaan sebagai hukum situasi, dan merupakan pemilihan dari salah satu alternatif dari alternatif-alternatif yang ada, serta pengakhiran dari proses pemikiran tentang masalah atau problema yang dihadapi.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan

a. Posisi atau kedudukan

Dalam rangka pengambilan keputusan, posisi atau kedudukan dapat dilihat dalam hal: letak posisi, sebagai pembuat keputusan, penentu keputusan, atau staf tingkatkan posisi, sebagai strategi, policy, peraturan, organisasional, atau teknis.

b. Masalah

Masalah atau problem adalah yang menjadi penghalang untuk tercapainya tujuan, yang merupakan penyimpangan dari yang diharapkan, direncanakan, dikehendaki atau harus diselesaikan.

c. Situasi

Situasi adalah keseluruhan faktor dalam keadaan uamh berkaitan satu sama lain, dan yang secara bersama-sama memencarkan pengaruh terhadap kita beserta yang hendak kita perbuat.

d. Kondisi

Kondisi adalah keseluruhan faktor yang secara bersama-sama menentukan daya gerak, daya berbuat atau kemampuan kita. Sebagian besar faktor tersebut merupakan sumber daya.

e.Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai, baik tujuan perorangan, tujuan unit (kesatuan), tujuan organisasi, maupun tujuan usaha pada umumnya telah tertentu atau ditentukan. Tujuan yang telah ditentukan dalam pengambilan keputusan merupakan tujuan antara atau objektif.

Jenis-jenis Pengambilan Keputusan

a. Keputusan berdasarkan tingkat keputusan

Pada umumnya sebuah lembaga memiliki hirarki manajemen. Secara klasik hirarki ini terbagi atas 3 tingkatan yaitu:

- manajemen puncak.

- manajemen menengah.

- manajemen tingkat bawah.

b. Keputusan yang berdasarkan regularitas

- Pengambilan keputusan terprogram pengambilan keputusan yang bersifat rutinitas dan berulang-ulang dengan cara penannggulangan telah ditentukan untuk penyelesaikan masalah melalui: Keputusan yang berdasarkan regularitas dan berulang-ulang dengan cara penannggulangan telah ditentukan untuk penyelesaikan masalah melalui:

Prosedur (serangkaian langkah yang berhubungan dan berurutan yang harus diikuti oleh pengambil keputusan).

Aturan (ketentuan yang mengatur yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan oleh pengambil kebijakan).

Kebijakan (pedoman yang menentukan parameter untuk membuat keputusan).

- Pengambilan keputusan tidak terprogram: pengambilan keputusan yang bersifat tidak rutinitas dan digunakan untuk menyelesaikan masalah yang tidak berstuktur.

c. Keputusan berdasarkan lingkungan

keputusan terbagi menjadi 4 yaitu:

- Pengambilan keputusan dalam kondisi pasti.

- Pengambilan keputusan dalam kondisi beresiko.

- Pengambilan keputusan dalam kondisi tidak pasti.

- Pengambilan keputusan dalam kondisi konflik.

manajemen digital

 Pemanfaatan Sistem Informasi Perpustakaan Digital Berbasis Website

 

Membaca merupakan kegiatan yang sangat menunjang intelektual dan keterbukaan bagi seseorang. Kegiatan tersebut pada dasarnya kegiatan yang memberikan dampak positif yang sangat besar. Hal inilah yang mendasari program-program pemerintah supaya masyarakat indonesia gemar membaca. hal itu Rendahnya perekonomian masyarakat di daerah, menyebabkan kurangnya kepedulian masyarakat untuk membaca dan kurangnya sarana prasarana untuk menunjang kegiatan membaca. Sedangkan disisi lain, di Indonesia banyak sekali penulis-penulis lokal yang kreatif, imajinatif dan sangat berpotensi. Namun kebanyakan dari mereka tidak memiliki modal yang cukup untuk menerbitkan tulisan hasil karya mereka. jadi Seiring berkembangnya teknologi dan internet, sebuah buku, jurnal dan lainnya dapat dipublikasikan dalam bentuk digital menjadi ebook, e-jurnal dan lainnya. Dengan menggunakan media internet buku-buku digital dapat diunggah dan disebar luaskan kepada masyarakat dari berbagai jenis kalangan. Melihat akan kondisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan membaca dan sarana untuk mempublikasikan sebuah buku, menjadikan suatu permasalahan yang harus diatasi. Dengan adanya e-library, penulis buku tidak harus membayar banyak biaya untuk menerbitkan sebuah buku. Selain itu, para pembaca juga tidak harus datang ke toko buku untuk membeli sebuah buku. Dengan e-library, pembaca dapat mendownload buku-buku digital yang ada. oleh karena itu penting nya sebuah website pada era digital saat ini yang dibangun untuk kegiatan gemar membaca dan menulis tidak lagi harus mengeluakan biaya yang lebih.

KAJIAN LITERATUR Pepustakaan Digital

A. Website

Pengertian website adalah “keseluruhan halaman halaman web yang terdapat dari sebuah domain yang mengandung informasi.

B. Internet

Internet adalah jaringan komputer Ibarat jalan raya, internet dapat dilalui berbagai sarana transportasi, seperti bus, mobil dan motor yang memiliki kegunaan masing-masing.

C. Web Server

Pengertian web server adalah “Server Web (Web Server) merujuk pada perangkat keras (server) dan perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada pengguna melalui protokol komunikasi HTTP ataupun variannya (seperti FTP dan HTTPS) atas berkas-berkas yang terdapat pada suatu URL ke pemakai”.

D. Web Browser

Pengertian web browser adalah alat yang digunakan untuk melihat halaman web“.

E.WWW (World Wide Web)

World Wide Web (WWW atau web) merupakan sistem informasi terdistribusi yang berbasis hypertext.

F. HTML (Hypertext Markup Language)

HTML singkatan dari Hypertext Markup Language dan berguna untuk menampilkan halaman web”.

G. PHP (Hypertext Preprocessor)

PHP adalah (PHP Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman web berupa script yang dapat diintegrasikan dengan HTML.

H. CSS (Cascading Style Sheet)

CSS merupakan bahasa pemrograman web yang digunakan untuk mengatur style-style yang ada di tag-tag HTML.

I. XAMPP

XAMPP adalah salah satu paket instalasi apache, PHP, dan MySQL secara instant yang dapat digunakan untuk membantu proses instalasi ketiga produk tersebut

J. Adobe Dreamweaver CS6

Adobe Dreamweaver CS6 adalah versi terbaru dari Adobe Dreamweaver yang merupakan bagian dari Adobe Creative Suite 6.

K. JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat program yang digunakan agar dokumen HTML yang ditampilkan dalam browser menjadi lebih interaktif, tidak sekedar indah saja”.

L. Pengertian Basis Data (Database)

Pengertian Database atau biasa disebut basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan. Data tersebut biasanya terdapat dalam tabel-tabel yang saling berhubungan satu sama lain, dengan menggunakan field/kolom pada tiap tabel yang ada.

M. MySQL

MySQL (MyStructure Query Language) adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL Database Management System atau DBMS dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL dan lainnya.

Metode Pengembangan Perangkat Lunak

Adapun metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan metode model waterfall yang terbagi menjadi beberapa tahapan

1. Analisis kebutuhan perangkat lunak

Kebutuhan sistem dilakukan untuk mambantu menjabarkan kebutuhan pengguna menjadi design sistem yang kemudian akan dibuat menjadi program aplikasi. Dalam hal ini, administrator memiliki hak akses untuk masuk ke halaman administrator dengan cara melakukan login terlebih dahulu, dan mengolah semua data yang ada di halaman administrator. Sedangkan user (pengguna) tidak berhak masuk ke halaman administrator.

2. Desain dan Pembuatan kode program

Pada tahap desain, menggunakan Cascading Style Sheet (CSS) yang terdapat dalam Software Adobe Dreamweaver CS6. Pada tahap perancangan basis data,menggunakan Entity Relational Database (ERD) sebagai alat untuk merancang relasi antar tabel dalam database untuk kemudian dikonversikan ke dalam bentuk Logical Record Structure (LRS).

3.Pengujian dan Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)

Dalam melakukan pemrograman, malakukan pengujian terhadap kode-kode program untuk mendapatkan kebenaran program tersebut. Pengujian ini dilakukan untuk mencari kesalahan yang ditimbulkan karena salah tulis atau kesalahan pemrograman. sehingga memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

Analisa Kebutuhan Pepustakaan Digital

Analisa kebutuhan website yang telah dirancang adalah pengunjung website dapat melihat semua koleksi buku digital (e-book), jurnal digital (e-journal), majalah digital (e-magazine) dan kumpulan artikel yang terdapat pada perpustakaan digital yang telah dirancang

Analisa Kebutuhan Pengguna Pepustakaan Digital

a. Administrator dapat mengelola pada webstie seperti menambah, mengubah dan menghapus daftar kategori pada e-book dan memberikan renspons.

b. Pengunjung Pengunjung dapat melihat semua koleksi buku digital (e-book), jurnal digital (e-journal) dan majalah digital (e-magazine) dan kumpulan artikel.

Analisa Kebutuhan Sistem

a. Sistem dapat memberikan informasi bagi pengunjung website bagaimana cara menjadi donatur untuk perpustakaan digital.

b. Sistem dapat melakukan pengecekanapakah username dan password yang dimasukkan oleh anggota sudah benar ketika anggota melakukan login.

Rancangan Basis Data

Dalam pembuatan website perpustakaan digital, dibutuhkan adanya penyimpanan semua data-data seperti, data koleksi, data kategori, data anggota, data user, data contact us atau data pengunjung yang ingin dihubungi oleh administrator.

a. Entity Relationship Diagram (ERD).

b. Logical Record Structure (LRS).

c. Rancangan Struktur Navigasi.

d. Implementasi Rancangan Antar Muka Halaman Administrator.

 

 

sistem informasi manajemen

TUGAS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: IMPLIKASI ETIS DARI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PERUSAHAAN PADA KARYAWAN

 

Audit internal perusahaan dapat berkontribusi terhadap penggunaan etis sistem informasi dengan cara melakukan tiga jenis audit-operasional, finansial, dan beriringan-serta melibatkan diri dalam desain sistem pengendalian internal. Direktur infomasi (Chief Infomation Officer-CIO) dapat memainkan peran yang amat penting dalam praktik etika komputer suatu perusahaan. CIO dapat menjalankan program proaktif untuk menjaga agar sistem informasi memberikan informasi yang diperlukan para eksekutif dan manajer untuk mendukung upaya-upaya etis perusahaan tersebut, agar eksekutif dan manajer bukan hanya memahami infomasi yang menyediakan data finansial namun juga berkontribusi terhadap perancangannya, agar elemen-elemen lingkungan seperti pemegang saham dan pemilik memahami bahwa perusahaan tersebut menggunakan komputernya secara etis, dan agar biata IT tidak terbuang sia-sia. Dengan memainkan peranan ini, CIO menjaga agar perusahaanya tersebut memenuhi kewajibannya untuk menyusun keterangan keunagan secara akrat dan tepat waktu. Seperti yang diharuskan oleh Undang-undang Sarbanes-Okley. Kunci terhadap jasa-jasa informasi yang menyediakan dukungan ini adalah gabungan pengendalian terhadap semua sistem yang akan mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.

 

LITERATUR TEORI

Moral, Etika dan Hukum

  • Moral

Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar dan salah. Moral adalah institusi social dengan suatu sejarah dan daftar peraturan. Walau berbagai masyarakat tidak megnikuti satu set moral yang sama, terdapat keseragaman kuat yang mendasar. Misalnya, anak-anak jepang di ajarkan untuk mengucapkan “terima kasih”

  • Etika

Etika adalah satu set kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok atau masyarakat. Etika sangat berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Perbedaan ini di dibidang komputer dalam bentuk perangkat lunak bajakan – perangkat lunak yang digandakan secara illegal lalu di gunakan atau dijual. Pada tahun 1990, diperkirakan bahwa pembajakan perangkat lunak mengakibatkan penjual perangkat lunak AS kehilangan pendapatan tahunan lebih dari $40 milyar.

  • Hukum

Hukum adalah peraturan perilaku formal yang dipaksakan oleh ototritas berdaulat, seperti pemerintah, pada rakyat atau warga negaranya. Hingga kini sangat sedikit hukum yang mengatur penggunaan komputer. Hal ini karena komputer merupakan penemuan baru – umurnya hanya sekitar empat puluh tahun – dan teknologinya berubah sangat cepat selama periode tersebut. Sistem hukum sulit mengikutinya.

Etika dan jasa informasi

Menurut  James H.Moor,profesor dari Dormouth mendefinisikan etika komputer sebagai analisis mengenai dampak dan dampak sosial teknologi komputer,serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan teknologi tersebut secara etis. Karna itu terdapat manajer yang paling bertangg ung jawab atas aktivitas tersebut adalah CIO. Namun bukan hanya CIO sendiri yang bertanggung jawab atas etika komputer melainkan user computing saat ini.

Alasan Pentingnya Etika Komputer

  • Kelenturan logika adalah kemampuan memprogram komputer untuk melakukan apa pun yang kita inginkan. Komputer bekerja tepat seperti yang diinstruksikan oleh programernya.
  • Faktor Transformasi adalah alasan kepedulian pada etika komputer ini didasarkan pada fakta bahwa komputer dapat mengubah secara drastis cara kita melakukan sesuatu.
  • Faktor Tak Kasat Mata adalah karena komputer dipandang sebagai suatu kotak hitam. Semau operasi internal komputer tersembunyi dari penglihatan. Operasi internal yang tidak nampak ini membuka peluang pada nilai-nilai pemograman yang tidak terlihat, perhitungan rumit yang tidak terlihat dan penyalahgunaanyang tidak terlihat.

nilai-nilai pemograman yang tidak terlihat adalah perintah-perintah yang programmer kodekan menjadi program yang mungkin dapat atau tidak menghasilkan pemrosesan yang diinginkan pemakai.

perhitungan rumit yang tidak terlihat bebrbentuk program-program yang demikian rumit sehingga tidak dimengerti oleh pemakai. Program-program ini umumnya model matematika kompleks atau penerapan kecerdasan buatan. penyalahgunaan yang tidak terlihat meliputi tindakan yang sengaja melanggar hukum dan etika.

Hak atas komputer

Komputer adalah peralatan yang begitu penuh daya sehingga tidak dapat di pisahkan dari masyarakat.yakni bahwa masyarakat memiliki hak akses komputer,keahlian komputer, sppesialis komputer dan pengambilan keputusan komputer.

aHak atas akses komputer

Setiap orang tidak perlu memiliki komputer,seperti juga tidak setiap orang memiliki mobil. Namun pemilikan atau akses komputer merupakan kunci mencapai hak-hak tertentu lainnya. Misalnya akses komputer berarti kunci mendapatkan pendidikan yang baik.

b. Hak atas keahlian komputer

Saat komputer mula-mula muncul,ada ketakutan yang luas dari para pekerja bahwa komputer akan mengakibatkan pemutusan kerja masal. Hal itu tidak terjadi. Kenyataannya komputer telah menciptakan pekerjaan lebih banyak dari pada yang di hilangkan.

c. Hak atas spesialis komputer

Mustahil setiap orang memperoleh setiap pengetahuan dan keahlian komputer yang di perlukan. Karena itu kita harus memiliki akses ke para spesialis tersebut.

d. Hak atas pengambilan keputusan komputer

Walaupun masyarakat tidak banyak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai bagaimana komputer di terapkan masyarakat memiliki hak tersebut.

Hak atas Informasi

  • Hak atas privacy : meningkatnya kemampuan computer untuk digunakan bagi pengintaian, dan yang lain adalah meningkatnya nilai informasi dalam dalam pengambilan keputusan. Pemerintah federal mengatasi sebagian masalah ini dalam Privacy Actof 1974.
  • Hak atas Akurasi : komputer dipercaya mampu mencapai tingkat akurasi yang tidak dapat dicapai oleh sstem nonkomputer.
  • Hak atas kepemilikan : para penjual perangkat lunak dapat menjaga hak milik intelektual mereka dari pencurian melalui hak cipta, paten, dan perjanjian lisensi.Hingga tahun 1980-an, perangkat lunak tidak dilindungi oleh UU hak cipta atau paten.

Hak atas Akses : banyak informasi tersebut yang telah diubah menjadidatabase komersial yang menjadikannya kurang dapat diakses masyarakat. Dengan melihat fakta bahwa komputer dapat mengakses data dari penyimpanan lebih cepat dan lebih mudah dari teknologi lain.

Kontrak sosial jasa informasi

Kontrak tersebut menyatakan bahwa:

  •    Komputer tidak akan digunakan untuk sengaja mengganggu privacy seseorang.
  •    Setipa ukuran akan dibuat untuk memastikan akurasi pemerosesan komputer.
  •    Hal milik intelektual akan di lindungi.
  •    Komputer akan dapat di akses masyarakat sehingga anggota masyarakat terhindar dari ketidak tahuan informasi.

Bagaimana Budaya Etika Diterapkan

Tugas dari manajeman tingkat atas adalah untuk meyakinkan bahwa konsep etikanya merasuk ke seluruh organisasi, dan turun ke jajaran bawah sehingga menyentuh setiap karyawan. Para eksekutif dapat mencari implementasi ini melalui tiga tingkat, dalam bentuk kredo perusahaan, program etika, dank ode perusahaan yang telah disesuaikan.

  • Kredo Perusahaan (Corporate credo) adalah pernyataan singkat mengenai nilai-nilai yang ingin dijunjung perusahaan. Tujuan kredo tersebut adalah untuk memberitahu individu dan organisasi, baik didalam maupun diluar perusahaan, akan nilai-nilai etis yang dianut perusahaan tersebut.
  • Program Etika (ethics program) adalah upaya yang terdiri atas berbagai aktivitas yang di desain untuk memberikan petunjuk kepada para karyawan untuk menjalankan kredo perusahaan. Aktivitas yang biasa dilakukan adalah sesi orientasi yang diadakan untuk para karyawan baru. Selama sesi ini perhatian cukup besar ditujukan untuk masalah etika.

Kode Perusahaan Yang Disesuaikan.

Banyak perusahaan merancang sendiri kode etik perusahaan mereka. Terkadang kode-kode etik ini merupakan adaptasi dari kode untuk industry atau profesi tertentu. Di bab yang akan datang akan dipelajari kode etik untuk profesi system informasi. Meletakkan Kredo, Program, dan Kode pada Tempatnya.

Kredo perusahaan memberikan dasar untuk pelaksanaan program etika perusahaan. Kode etik tersebut menggambarkan perilaku-perilaku tertentu yang diharapkan dilaksanakan oleh para karyawan perusahaan dalam berinteraksi antara satu dengan lain dan dengan elemen-elemen lingkungan perusahaan.

Adapun Perintah untuk Etika Komputer Dari Institut Etika Komputer

  • Jangan menggunakan komputer untuk membahayakan orang lain
  • Jangan mencampuri pekerjaan komputer orang lain
  • Jangan mengintip file orang lain
  • Jangan menggunakan komputer untuk mencuri
  • Jangan menggunakan komputer untuk bersaksi dusta
  • Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang belum kamu bayar
  • Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisas
  • Jangan mengambil hasil intelektual orang lain untuk diri kamu sendiri
  • Pikirkanlah mengenai akibat sosial dari program yang kamu tulis
  • Gunakanlah komputer dengan cara yang menunjukkan tenggang rasa dan rasa penghargaan

Undang Undang ITE

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Internet & Transaksi Elektronik (ITE) Undang-undang ini, yang telah disahkan dan diundangkan pada tanggal 21 April 2008, walaupun sampai dengan hari ini belum ada sebuah PP yang mengatur mengenai teknis pelaksanaannya, namun diharapkan dapat menjadi sebuah undang-undang cyber atau cyberlaw guna menjerat pelaku-pelaku cybercrime yang tidak bertanggungjawab dan menjadi sebuah payung hukum bagi masyarakat pengguna teknologi informasi guna mencapai sebuah kepastian hukum.

a. Pasal 27 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. Ancaman pidana pasal 45(1) KUHP. Pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). Diatur pula dalam KUHP pasal 282 mengenai kejahatan terhadap kesusilaan.

b. Pasal 28 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

c. Pasal 29 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasaan atau menakut-nakuti yang dutujukkan secara pribadi (Cyber Stalking). Ancaman pidana pasal 45 (3) Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2.000.000.000,-  (dua miliar rupiah)

d. Pasal 30 UU ITE tahun 2008 ayat 3 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses computer dan/atau system elektronik dengan cara apapun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol system pengaman (cracking, hacking, illegal access). Ancaman pidana pasal 46 ayat 3 setiap orang yang memebuhi unsure sebagaimana dimaksud dalam pasal 30 ayat 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) dan/atau denda paling banyak Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah).

e. Pasal 33 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum melakukan tindakan apa pun yang berakibat terganggunya system elektronik dan/atau mengakibatkan system elektronik menjadi tidak bekerja sebagaiman mestinya.

f. Pasal 34 UU ITE tahun 2008 : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, menjual, mengadakan untuk digunakan, mengimpor, mendistribusikan, menyediakan atau memiliki.

Dan masih banyak lagi Undang-undang yang mengatur tentang ITE

Contoh kasus Hacking

  • The 414s

Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang berbasis di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer-komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

  • Digigumi (Grup Digital)

Adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.

Halaman 1 dari 14

Copyright © 2018 Pustikom Universitas Bung hatta

HELIX_NO_MODULE_OFFCANVAS